Kamis, 10 Januari 2013

Kapasitor dan Induktor

Nama                : Tri Haryono
Prodi                 : S1 Pendidikan Teknik Elektronika (Non Reg)
No. Registrasi  : 5215127168
Mata Kuliah      : Penghantar Elektro Teknik (PET)

TUGAS 4

1. a) Apakah arti kode warna pada kapasitor berikut Coklat, Hitam, Jingga, Putih, Merah ?
b) Apa arti kode pada kapasitor : 562 J 100 V ?

Jawab :  
a) Coklat = 1; hitam = 0; jingga = 103; putih = toleransi 10 %; merah = tegangan kerja 250 V untuk  DC dan 160 V untuk AC
b) Besarnya kapasitas = 5600 pF, toleransi 5 %, tegangan kerja 100volt.

2. Apabila 4 buah induktor dengan besar masing-masing 5 Henry, 7 Henry, 12 Henry, dan 10 Henry dipasang secara parallel, hitung berapa besar Induktansi keseluruhan ?

Jawab :
1/L = 1/L1 + 1/L2 + 1/L3 + 1/L4
1/L = 1/5 + 1/7 + 1/12 + 1/10
1/L = 84/420 + 60/420 + 35/420 + 42/420
1/L = 221/420
L = 420/221
L = 1,9 Henry

3. Berapa Jumlah muatan yang mengalir pada kapasitor yang memiliki kapasitansi 1 µF pada tegangan 15 Volt ?

Jawab :
Q = C.V
Q = 1. 10^-6 . 15
Q = 15. 10^-6
Q = 1,5. 10^-5 Coulomb

4. Rangkaian seri R = 300 , induktor L = 2 H, dan kapasitor C = 6 μF, dihubungkan dengan sumber  tegangan AC, frekuensi = 50 Hz. Hitung besarnya impedansi Z ?

Jawab :


5. Terdapat 3 buah induktor masing-masing bernilai 10 µH, 15 mH, dan 13 Henry. Apabila ketiga buah inductor itu dipasang seri. Maka berapakah Induktansi totalnya ?

Jawab :
L = L1 + L2 + L3
L = 10. 10^-6 + 15. 10^-3 + 13
L = 0,00001 + 0,015 + 13
L = 13,01501 Henry


Rangkaian Beban Resistif


Nama                : Tri Haryono
Prodi                 : S1 Pendidikan Teknik Elektronika (Non Reg)
No. Registrasi  : 5215127168
Mata Kuliah      : Penghantar Elektro Teknik (PET)

TUGAS 3 



1.  Jelaskan apa yang di maksud dengan transformasi resistansi star-delta !

Jawab : 
Jika sekumpulan resistansi yang membentuk hubungan tertentu saat dianalisis ternyata bukan merupakan hubungan seri ataupun hubungan paralel yang telah kita pelajari sebelumnya, maka jika rangkaian resistansi tersebut membentuk hubungan star atau bintang atau rangkaian tipe Y, ataupun membentuk hubungan delta atau segitiga atau rangkaian tipe ∆, maka diperlukan transformasi baik dari star ke delta ataupun sebaliknya.

2. Jelaskan fungsi dari transformasi bintang !

Jawab :
·         Suatu rangkaian sering dihadapkan pada rangkaian yang tidak tampak seri atau tidak tampak paralel. Pada keadaan seperti ini maka perlu mengubah bentuk rangkaian dari salah satu bentuk ke bentuk yang lain. Dua susunan yang sering digunakan untuk mengatasi kesulitan ini adalah bintang (Y) dan delta (D).

3. Diketahui R1 = 15 Ω, R2 = 6 Ω, R3 = 8Ω. Transformasikan dari Bintang ke Segitiga, tentukanlah Ra ?

Jawab :
Ra = (R1.R2+R2.R3+R3.R1)/R1
Ra = (15.6+6.8+8.15)/15
Ra = (90+48+120)/15
Ra = 258/15
Ra = 17,2 Ω

4. Diketahui R1 = 15 Ω, R2 = 6 Ω, R3 = 8Ω. Transformasikan dari Bintang ke Segitiga, tentukanlah Rb ? 

Jawab :
    Rb = (R1.R2+R2.R3+R3.R1)/R2
    Rb = ( 15.6+6.8+8.15 )6
    Rb = ( 90+48+120 )/6
    Rb = 258/6
    Rb = 43 Ω


5. Apakah yang dimaksud transfer daya maksimum?

Jawab :
Daya yang ditransfer ke beban akan mempunyai daya maksimum, jika tahanan beban sama dengan tahanan thevinis sumber


Jumat, 26 Oktober 2012

Tugas 5 soal tentang Rangkaian Elemen Listrik


Nama                : Tri Haryono
Prodi                 : S1 Pendidikan Teknik Elektronika (Non Reg)
No. Registrasi  : 5215127168
Mata Kuliah      : Penghantar Elektro Teknik (PET)

TUGAS 2



1. Diketahui kuat arus yang melalui R4 adalah 7,2 Ampere.


Tentukan nilai tegangan sumber V
Jawab :
Mencari kuat arus yang melalui hambatan R1 dengan prinsip pembagian arus rangkaian paralel :


2. Tentukan hambatan pengganti antara titik a dan b dari rangkaian berikut.

img3

Jawab
Rangkaian tersebut merupakan kombinasi dari rangkaian seri dan paralel. Prinsip penyelesaian masalah tersebut adalah menyederhanakan rangkaian sedemikian sehingga menjadi rangkaian seri atau paralel. Pada rangkaian tersebut, jika Anda telusuri dari a ke b, antara titik c dan d terdapat hambatan-hambatan yang dirangkai paralel. Di lain pihak, antara cdan d melalui cabang paling kanan terdapat hambatan 2 Ω, 1 Ω, dan 3 Ω yang dirangkai seri dan dapat diganti dengan sebuah hambatan ekivalen 6 Ω (2 Ω + 1 Ω + 3 Ω). Hambatan ekivalen 6 Ω ini paralel dengan hambatan 6 Ω pada cabang c – d sebelah kiri. Selanjutnya, antara titik cdan d, hambatan penggantinya (paralel 6 Ω dan 6 Ω) adalah :
1/Rcd = 1/6 + 1/6 + 2/6 = 1/3
sehingga diperoleh Rcd = 3 Ω.
Selanjutnya, Rac, Rcd, dan Rbd menjadi tersusun seri. Dengan demikian, diperoleh Rad = Rac + Rcd + Rbd = 4 + 3 + 5 = 12 Ω.

3. Sebuah rangkaian listrik arus searah terdiri dari sebuah baterai 12 volt, dan tiga buah hambatan masing-masing:
R1 = 40 Ω 
R2 = 60 Ω 
R3 = 6 Ω 



Tentukan:
a) hambatan total pada rangkaian
b) kuat arus rangkaian (I)
c) kuat arus pada hambatan R1
d) kuat arus pada hambatan R2
e) apakah Itotal, I1 dan I2 memenuhi hukum kirchoff arus? 

Jawab :

a) seperti nomor 12, adik akan mendapatkan jawaban Rtotal= 30 Ω


b) Kuat arus rangkaian
I = 12 volt / 30 Ω
I = 0,4 A

c) kuat arus pada hambatan R1
I1 = Itotal x (R2 / (R1 + R2)
I1 = 0,4 x (60 / (40 + 60)
I1 = 0,4 x (60 / (100) = 0,24 A

d) kuat arus pada hambatan R2 I2 = Itotal x (R1 / (R1 + R2) I2 = 0,4 x (40 / (40 + 60)
I2 = 0,4 x (40 / (100) = 0,16 A 

e) apakah Itotal, I1 dan I2 memenuhi hukum kirchoff arus?
Menurut hukum kirchoff arus,
ΣImasuk = ΣIkeluar
Jadi jumlah I1 dan I2 harus sama dengan Itotal = 0,4 A
Itotal = I1 + I2 
Itotal = 0,24 + 0,16 = 0,40 A, sesuai hasil perhitungan point b diatas. 


4.
img4

Dari rangkaian listrik di samping maka tentukan :

a) hambatan pengganti antara A dan C

b) kuat arus yang keluar dari elemen

c) VAB, VBC dan VAC

d) kuat arus yang melalui R2 dan R5

Penyelesaian :

a) 1/Rp1 = 1/R3 + 1/R4 = 1/3 + 1/6
Rp1 = 2Ω
Rs1 = R2 + Rp1 = 4 + 2 = 6 Ω
1/Rp2 = 1/Rs1 + 1/R5 = 1/6 + 1/12
Rp2 = 4Ω
Rt = R1 + Rp2 = 2 + 4 = 6Ω
Jadi hambatan pengganti antara A dan C = Rt = 6 Ω

b) misalnya kuat arus yang keluar
dari elemen = i , maka :
i = E / (Rt + r) = 26 / (6 + 0,5) = 4A

c) VAB = i . R1 = 4 . 2 = 8 volt
VBC = i . Rp2 = 4 . 4 = 16 volt
VAC = i . Rt = 4 . 6 = 24 volt

d) Misal kuat arus yang melalui
R2 adalah i1 dan yang melalui
R5 adalah i2 maka:
i1 = VBC / Rs1 = 2,67A
i2= VBC/R5 = 16/12 = 1,33A


5. Dari rangkaian hambatan berikut R1 = 10 Ω
R2 = 9 Ω
R3 = 18 Ω
Tentukan hambatan pengganti antara titik A dan B! 

  

Jawab :

Rangkaian campuran, selesaikan paralel antara R2 dan R3 terlebih dahulu
1/ Rp = 1/R2 + 1/R3
1/ Rp = 1/9 + 1/18
1/ Rp = 2/18 + 1/18
1/ Rp = 3/18 
Rp = 18/3 = 6 Ω

Hasil ini kemudian diserikan dengan R1
Rt = 10 + 6 = 16 Ω